Tampilkan postingan dengan label ramadhan 1433 H. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ramadhan 1433 H. Tampilkan semua postingan

Pemudik dan Pengemudi Jangan Memaksakan Diri

Diposkan oleh San San Sabtu, 18 Agustus 2012 2 komentar

KOMPAS/HERU SRI KUMORO Fasilitas pijat disediakan di rest area kilometer 57 Tol Jakarta-Cikampek, Rabu (15/8/2012). Layanan yang sediakan pengelola rest area di sepanjang jalur mudik tersebut membuat pengunjung kembali segar sebelum melanjutkan perjalanan.


JAKARTA, KOMPAS.com - Para pengemudi angkutan Lebaran dan pemudik diimbau tidak memaksakan diri menempuh perjalanan jauh apabila kondisi badan tidak sehat. Sebab, pada pengemudi, seringkali badan yang tidak fit tapi dipaksakan bisa berujung pada kecelakaan lalu lintas.

"Pengemudiharus istirahat cukup, makan makanan yang sehat diperiksa tekanan darah dan urinnya," Tjandra Yoga.
Demikian dismapaikan Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga. Dikatakan, pengemudi memegang peranan penting dalam faktor keselamatan angkutan selain keamanan kendaraan dan kondisi jalan. Karena itulah, pengemudi diimbau untuk memeriksakan diri pada posko kesehatan yang berada di terminal atau pelabuhan sebelum berangkat.
"Mereka (pengemudi) harus istirahat cukup, makan makanan yang sehat, diperiksa tekanan darahnya, dan urinnya. Ada 170 posko kesehatan di bandara dan pelabuhan belum termasuk yang ada di terminal yang bisa digunakan oleh pengemudi," kata Tjandra.

Posko kesehatan juga bisa dimanfaatkan oleh para pemudik terutama mereka yang memiliki riwayat penyakit berat. Jangan sampai malah jatuh sakit di saat hari raya Idul Fitri yang selama ini dinantikan.

Dalam hal kesehatan yang tak akalh pentingnya, kata Tjandra, ialah sarana di terminal atau pelabuhan. Kondisi toilet, makanan yang dijajakan di rumah makan dapat berpengaruh juga pada kesehatan pemudik atau pengemudi angkutan.

Data Korlantas Polri, keelakaan mudik antara tanggal 11-18 Agustus 2012 tercatat jumlah korban kecelakaan ebanyak 2.551 kasus. Korban meninggal dunia 446 orang, luka berat 600 orang dan luka ringan 2.296 orang. Adapun total kerugian dari kecelakaan ini mencapai Rp 5 miliar.


penulis : Adhitya Ramadhan
Repost on Saling Sharing 

KOMPAS/HERU SRI KUMORO Kemacetan masih terjadi di Pantura Jabar, tepatnya di seputar Karawang-Cikampek, Sabtu (18/8/2012) atau sehari menjelang Lebaran 2012.



KOMPAS/HERU SRI KUMORO Jalur yang kosong ke arah Jakarta dimanfaatkan para pemudik bersepeda motor untuk melawan arah, Sabtu (18/8/2012).





KOMPAS/HERU SRI KUMORO Bukan hanya sepeda motor, beberapa mobil juga nekat melawan arah di jalur Pantura, Sabtu (18/8/2012). Ini mereka lakukan karena jalur ke arah timur macet total, sementara jalur sebaliknya kosong.

Jajanan Khas Lebaran

Diposkan oleh San San 1 komentar

Kata orang, Lebaran terasa kurang tanpa silaturrahim, bagai sayur tanpa garam. Dan silaturrahim terasa kurang tanpa jamuan…he he…klo yang ini sih kata saya. Tapi memang benar begitu kan? Tak heran jika omset penjualan kue-kue melonjak tajam menjelang hari raya ini tiba.

Di sini saya bukan mau membahas bisnis kue lebaran. Saya sama sekali ga tahu-menahu soal itu, meskipun tak menutup kemungkinan suatu saat nanti saya bakalan tertarik (klo sekarang, blom ada modal dan keahlian). Saya hanya mau berujar…eh…bercerita tentang jamuan yang hampir selalu ada di rumah (orang tua) saya di setiap Lebaran.


Kastengel
Alasan kue ini selalu ada, karena kue ini kue favorit saya. Karena cukup berpengalaman dalam makan kastengel, saya bisa tahu apakah kastengel itu cukup enak dari melihat bentuknya, tentu saja enak menurut selera saya. Biasanya warnanya kuning pucat, terlihat kurang padat dan sedikit rapuh. Untuk mendapatkan satu-dua toples kastengel, biasanya saya langsung membeli jadi di toserba dekat rumah. Meskipun kadang-kadang ibu saya memesan jika memang ada penawaran murah meriah dari tetangga. Tapi sekali pun blom pernah saya atau ibu saya berinisiatif membuat sendiri. Mungkin sesekali perlu dicoba, tinggal mengikuti petunjuk resep yang ada di sini.


kastengel



Wafer stick
Jajanan yang satu ini memang sempat menjadi favorit saya. Tapi seiring bertambahnya usia, kegemaran saya akan wafer stick semakin lama semakin berkurang. Jadi, kali ini alasan wafer stick selalu tersedia bukan karena favorit saya, tapi karena banyak tamu-tamu cilik yang berkunjung ke rumah, ada sepupu, cucu pakdhe/budhe, dan semoga kelak cucu orang tua saya (amin, ya robbal ’alamin). Jajanan manis yang satu ini memang favorit anak-anak. Biasanya, wafer stick yang tersedia di rumah diperoleh dari parcel Lebaran atau lagi-lagi dibeli dari toserba dekat rumah.


wafer stick



Emping
Klo yang ini, favorit saya juga. Rasanya yang sedikit pahit menimbulkan sensasi tersendiri pada lidah Jawa saya yang terbiasa dengan rasa manis. Selain itu, makanan sejenis kerupuk ini selalu mengingatkan saya saat harus berhari-hari merayakan Lebaran di Temanggung, di rumah eyang saya. Emping selalu menjadi bagian dari jamuan yang ada di rumah tua itu. Sampai sekarang saya bahkan masih ingat benar bagaimana bentuk toplesnya, toples kaca besar dengan tutup warna hijau bertuliskan ”dupak”. Wah, saya merindukan masa-masa itu. Betewe, biasanya ibu saya membeli emping mentah kiloan dan menggoreng sendiri sebelum menyajikannya.



emping



Saya rasa hanya tiga jamuan itu yang hampir selalu ada. Yang lain, kadang-kadang ada permen, kue-kue kalengan, kacang bawang, kacang mede, de el el. Dijamin kenyang… Bagaimana dengan jamuan di rumah Anda?
 
sumber artikel
repost on Saling Sharing

Hai sobat saling sharing, tak terasa lebaran hampir tiba, mari kita flash back sebulan ini, apakah puasa ramadhan kita full, atau masih setengah-setangah? Nah kali ini Saling Sharing ingin berbagi sedikit tentang Puasa Qadha. apa itu puasa qadha?
secara singkat puasa qadha adalah jika seseorang tidak berpuasa pada waktunya,maka dia harus berpuasa pada hari lain sebagai gantinya. Untuk itu Saling Sharing mengajak pembaca semua, untuk flash back kembali puasa yang telah dilakuan bulan ramadhan 1433 H ini. Jika kita pernah membatakan puasa di bulan ini, hendaknya kita mengganti puasa tersebut dengan puasa qadha.

Lafaz niat puasa Qhada’Ramadhan : نويت صوم غد عن قضاء فرض رمضان لله تعالى .
Artinya : niat aku puasa esok hari kerana ganti fardhu Ramadhan kerana Allah Ta'ala.


Doa Ketika Berbuka Puasa:
اللهم لك صمت وبك آمنت وعلى رزقك أفطرت برحمتك ياأرحم الراحمين.
Artinya : Ya Tuhanku keranamu jua aku berpuasa dan denganmu aku beriman dan di atas rezekimu aku berbuka dengan belas kasihanmu Ya Allah yang amat mengasihani.

Hukum Qada’ Puasa Ramadhan
Wajib menggantikan puasa Ramadhan bagi yang membatalkan puasa Ramadhannya kerena keuzuran ataupun tanpa sebarang keuzuran.

Cara Puasa Qadha ramadhan adalah sama seperti puasa ramadhan. Mulai dari sahur sebelum sholat subuh, dan berbuka puasa saat tiba waktunya sholat maghrib.

Firman Allah Ta’ala:

أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَخَيْرٌ لَهُ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ


ayy aa man ma'duud aa tinfaman k aa na minkum marii dh an aw 'al aa safarin fa'iddatun min ayy aa min ukhara wa'al aa al la dz iina yu th iiquunahu fidyatun th a' aa mu miskiinin faman ta th awwa'a khayran fahuwa khayrun lahu wa-an ta sh uumuu khayrun lakum in kuntum ta'lamuun a

Maksudnya : “(Puasa yang diwajibkan itu ialah) beberapa hari yang tertentu maka siapa diantara kamu yang sakit atau dalam musafir (bolehlah ia berbuka) kemudian wajiblah ia berpuasa sebanyak (hari yang dibuka) itu pada hari-hari yang lain dan wajib ke atas orang-orang yang tidak berdaya berpuasa (kerana tuanya dan sebagainya) membayar fidyah yaitu memberi makan orang miskin (secupak bagi tiap-tiap satu hari yang tidak dikerjakan puasa) maka siapa yang dengan sukarela memberikan (bayaran fidyah) lebih dari yang di tentukan itu maka itu adalah suatu kebaikan baginya dan (walaupun demikian) berpuasa itu lebihbaik bagi kamu (daripada memberi fidyah) kalau kamu mengetahui ”. (Surah Al-Baqarah Ayat 184).

Cara Membayar Zakat Fitrah + Bacaan Doa Zakat Fitrah

Diposkan oleh San San Jumat, 17 Agustus 2012 0 komentar

Kali ini Saling Sharing akan share tentang Tata Cara Membayar Zakat Fitrah beserta Bacaan Doa Zakat Fitrah. Membayar Zakat diwajibkan bagi semua orang muslim yang merasa mampu. Biasanya Zakat Fitrah ini dilangsungkan pada waktu satu atau dua hari sebelum dilaksanakannya sholat 'ied.


Cara Membayar Zakat Fitri yang benar adalah pada waktu satu atau dua hari sebelum dilaksanakannya Sholat 'Ied.

Berikut Bacaan Doa Mengeluarkan Zakat Fitrah :
Nawaitu an ukhrija zakatal fitrati ‘an nafsi fardan ‘alayya lillahi ta’alaBerikut Bacaan Doa Membayar Zakat 

Fitri Untuk Keluarga :
Nawaitu an ukhrija zakatal fithrati ‘an nafsi wa ahli……fardan ‘alayya lillahi ta’alaBerikut Bacaan Doa 

Menerima Zakat Fitrah :
Ajarakallahu fiimaa a’thaita wa baaraka fiimaa abqaitawa ja’ala laka tohuuraa

Simak juga Bagaimana Seharusnya Keadaan Kita di Hari ‘Idul Fitri?. Sekian sedikit informasi tentang Cara Membayar Zakat Fitrah + Bacaan Doa Zakat Fitrah, Semoga bermanfaat.

Amalan Menjelang Idul Fitri

Diposkan oleh San San 0 komentar

Idul Fitri adalah hari yang berulang setiap tahunnya sebagai pertanda berakhirnya puasa Ramadhan. Salah satu kewajiban yang ditunaikan menjelang Idul Fitri adalah zakat fitri. Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fithri untuk mensucikan orang yang berpuasa dari bersenda gurau dan kata-kata keji, dan juga untuk memberi makan orang miskin. Barangsiapa yang menunaikannya sebelum shalat maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah shalat maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah. Hasan)

Penghujung Ramadhan ini ditutup pula dengan takbir sebagaimana Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu bertakwa pada Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” (QS. Al Baqarah: 185). Takbir ini disunnahkan untuk dikumandangkan sejak berangkat dari rumah hingga pelaksanaan shalat Idul Fitri. Dalam suatu riwayat disebutkan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa keluar hendak shalat pada hari raya ‘Idul Fithri, lantas beliau bertakbir sampai di lapangan dan sampai shalat hendak dilaksanakan. Ketika shalat hendak dilaksanakan, beliau berhenti dari bertakbir.” (Dikeluarkan dalam As Silsilah Ash Shahihah no. 171)

Saling mendoakan agar amalan kita di bulan Ramadhan diterima juga suatu hal yang dianjurkan saat hari raya. Dari Jubair bin Nufair, ia berkata bahwa jika para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berjumpa dengan hari ‘ied (Idul Fitri atau Idul Adha), satu sama lain saling mengucapkan, “Taqabbalallahu minna wa minka (Semoga Allah menerima amalku dan amalmu).” Al Hafizh Ibnu Hajar mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan (Fathul Bari, 2: 446).


Beberapa amalan yang dijalani di bulan Ramadhan berisi pengampunan dosa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda, “Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Begitu pula pada amalan shalat tarawih, di dalamnya juga terdapat pengampunan dosa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan (shalat tarawih) karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Barangsiapa yang menghidupkan lailatul qadar dengan amalan shalat juga akan mendapatkan pengampunan dosa sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Barangsiapa melaksanakan shalat pada lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari)

Begitu pula pengeluaran zakat fitri di penghujung Ramadhan, itu juga adalah sebab mendapatkan ampunan Allah. Karena zakat fitri akan menutupi kesalahan berupa kata-kata kotor dan sia-sia.

Begitu banyak amalan di bulan Ramadhan yang terdapat pengampunan dosa sampai-sampai Ibnu Rajab mengatakan, “Tatkala semakin banyak pengampunan dosa di bulan Ramadhan, maka siapa saja yang tidak mendapati pengampunan tersebut, sungguh dia telah terhalangi dari kebaikan yang banyak.” (Lathaif Al Ma’arif, 371)

Setelah kita mengetahui beberapa amalan di bulan Ramadhan yang bisa menghapuskan dosa-dosa, maka seseorang di hari raya Idul Fitri, ketika dia kembali berbuka (tidak berpuasa lagi) seharusnya dalam keadaan bayi yang baru dilahirkan oleh ibunya bersih dari dosa. Az Zuhri berkata, “Ketika hari raya Idul Fithri, banyak manusia yang akan keluar menuju lapangan tempat pelaksanaan shalat ‘ied, Allah pun akan menyaksikan mereka. Allah pun akan mengatakan, “Wahai hambaku, puasa kalian adalah untuk-Ku, shalat-shalat kalian di bulan Ramadhan adalah untuk-Ku, kembalilah kalian dalam keadaan mendapatkan ampunan-Ku.” Ulama salaf lainnya mengatakan kepada sebagian saudaranya ketika melaksanakan shalat ‘ied di tanah lapang, “Hari ini suatu kaum telah kembali dalam keadaan sebagaimana ibu mereka melahirkan mereka.” (Lathaif Al Ma’arif, 366). Dikatakan demikian karena sungguh amat banyak pengampunan dosa di bulan Ramadhan.

Dari sini, seharusnya setelah Idul Fitri, seorang muslim bisa menjadi lebih baik. Ibadah yang biasa rutin dijaga di bulan Ramadhan berusaha terus dirutinkan semisal menjaga shalat jama’ah (bagi pria), berusaha terus shalat malam dan giat berpuasa sunnah. Al Hasan Al Bashri rahimahullah mengatakan, ”Sesungguhnya Allah Ta’ala tidaklah menjadikan ajal (waktu akhir) untuk amalan seorang mukmin selain kematiannya.” Lalu Al Hasan membaca firman Allah (yang artinya), “Dan sembahlah Rabbmu sampai datang kepadamu al yaqin (yakni ajal).” (QS. Al Hijr: 99) (Lathaif Al Ma’arif, 392). Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “(Ketahuilah bahwa) amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang kontinu (ajeg) walaupun sedikit.” (HR. Muslim).

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal, ST.
Artikel Muslim.Or.Id

Tips Mudik Aman Menggunakan Bus

Diposkan oleh San San Minggu, 12 Agustus 2012 5 komentar

Lebaran Idul Fitri sudah dekat, apakah anda merencanakan mudik ke kampung halaman anda ? Bagi anda yang mudik menggunakan kendaraan sendiri tida begitu direpotkan dengan kegiatan-kegiatan yang memerlukan tenaga dan waktu ekstra. Tapi bagi pemudik yang mepergunakan kendaraan umum, sungguh suatu perjuangan yang melelahkan apabila tidak direncanakan dari jauh hari sebelum lebaran, berikut beberapa tips mudik menggunakan bus , semoga bermanfaat.




Tentukan waktu, kapan anda akan berangkat, (apabila anda menggunakan bis yang bisa pesan tempat duduk/bis malam, segera pesan tempat sedini mungkin, apabila anda menggunakan bus umum usahakan jangan berangkat pada waktu tepat hari libur, apabila memungkinkan berangkat setelah hari H)

Cek di sekitar tempat tinggal anda apakah ada panitia mudik bersama, apabila ada, manfaatkan.

Persiapkan barang yang akan anda bawa, apabila anda membawa barang dalam jumlah yang besar, manfaatkan jasa paket dan kirim sebelum anda berangkat. Selama perjalanan anda, bawa barang yang penting dan hanya dibutuhkan diperjalanan.

Selama perjalanan jangan terlalu percaya kepada orang yang tidak kita kenal, jangan menerima makanan dan minuman dari orang yang tidak kita kenal, jangan menyimpan barang berharga/uang didalam kantong/tas yang disimpan terpisah dari kita, simpan uang di beberapa tempat yang berbeda, misal ada di saku celana, saku kemeja, saku kanan, saku kiri untuk menjaga apabila kita kehilangan/kecopetan, masih ada persediaan di saku/tempat yang lain.

Simpan barang bawaan, di tempat yang kelihatan dari tempat duduk anda, jangan menyimpan dibelakang anda.

Jangan memakai perhiasan yang mencolok.

Kenali/perhatikan orang yang duduk disamping, depan dan belakang anda.

Cari teman/saudara yang satu jurusan untuk berangkat bersama, usahakan jangan berangkat sendirian.

Setelah sampai ditujuan periksa kembali barang bawaan anda jangan sampai tertinggal.


Tips Aman Mudik dengan Kereta Api

Diposkan oleh San San Kamis, 09 Agustus 2012 2 komentar

Seperti sudah menjadi tradisi, mudik menjelang hari raya idul fitri merupakan hal wajib bagi para perantau. Mereka kebanyakan mempersiapkan segala hal yang akan ikut dibawa mudik, seperti kendaraan dan barang-barang lain yang diperlukan saat mudik. Para pemudik tentunya juga memilih transportasi apa yang akan mereka gunakan untuk pulang ke kampung halaman, bisa memakai trafel, bis, kereta, kapal laut atau kendaraan pribadi.

Nah kali ini Saling Sharing hendak berbagi tips aman untuk anda yang memilih kereta api sebagai transportasi menuju kampung halaman.

*Sebelum berangkat baiknya anda melakukan pemesanan tiket terlebih dahulu, dan pastikan anda memesannya pada jauh-jauh hari. Jangan mendadak karena selain anda akan menemui kondisi yang kereta yang penuh belum lagi harganya sangay mahal jika sudah mendekati hari H.

*Jangan lupa untuk memperkirakan waktu keberangkatan, dan juga menghitung waktu yang ditempuh. Apabila naik kereta lebih terasa jauh lebih lama dari waktu yang ditempuh, lebih baik anda pilih alternatif transportasi lain. Tapi pada umumnya naik kereta itu lebih cepat sampai ketimbang naik transportasi lain.

*Membawa barang-barang kebutuhan yang diperlukan merupakan hal yang wajib dibawa ketika mudik tiba. Seperti obat_obatan, pakaian, makanan cemilan. Untuk barang-barang penting, sebaiknya pisahkan dengan tas pakaian Anda. Gunakan pakaian senyaman mungkin, dan hindari pula menggunakan perhiasan yang berlebihan. Disarankan selain membawa air mineral, siapkan juga minuman berisotonik agar tetap fit selama perjalanan. Sediakan juga makanan untuk Anda di dalam kereta, karena selain untuk berhemat, biaya makanan di dalam kereta tergolong mahal.

*Simpan barang-barang yang bersifat penting ditempat yang aman, kita tidak pernah tau kemungkinan buruk yang akan terjadi nantinya. Jadi kita bisa menyiapkan tempat khusus dan letakan pada tas di dalam yang sulit untuk dicapai. Siapkan diri anda untuk berdesakan dengan orang lain terutama bagi anda yang memilih kelas ekonomi. Pastikan juga tiket yang anda beli jangan sampai hilang.

*Usai turun dari kereta baiknya jangan lupa untuk membawa barang bawaan anda, jangan sampai tertinggal di dlam rangkaian. Periksa lagi satu persatu barang apa yang kita bawa jika anda membawa barang bawaan yang cukup banyak.


Setiap tahun, menjelang Hari Raya Idul Fitri ada sebuah tradisi menyenangkan yang biasa dikenal dengan sebutan mudik. Berbondong-bondong kaum urban pulang ke kampung halaman untuk berkumpul dan berbagi suka dengan sanak keluarga.
 

Segala upaya dilakukan, dari menumpang pesawat terbang, kapal laut, kereta api, bus, mengendara mobil atau motor, bahkan bajaj pun tak ketinggalan meramaikan jalur-jalur mudik. Lalu lintas darat, laut dan udara meningkat drastis. Berdasarkan pengalaman dari tahun ke tahun kecelakaan lalu lintas pun semakin kerap terjadi. Kebahagiaan Hari Raya jadi ternoda akibat luka dan sakit karena kecelakaan di perjalanan. Bahkan tak jarang nyawa pun melayang sia-sia.

Persiapan Mudik
Untuk itu kita harus mempersiapkan diri dengan baik. Mulai dari kelengkapan kendaraan, peta, bekal makan-minum hingga tak ketinggalan juga berbagai bentuk stimulan, seperti kopi atau minuman bernergi, untuk mempertahankan stamina di perjalanan. Tetapi sering kali kita lupa untuk memperhatikan kesehatan tidur. Padahal tidur merupakan persiapan terpenting sebelum berkendara jauh. Persiapkan tidur jauh hari sebelumnya! Tahukah Anda bahwa mengendara dalam kondisi kurang tidur sama bahayanya dengan mengendara sambil mabuk?

Jika kita perhatikan berita di berbagai media, kantuk adalah penyebab kecelakaan lalu lintas nomor satu. Bayangkan jika para pengendara bus harus bolak-balik melayani trayek-trayek antar propinsi tanpa henti. Mereka harus berjaga sepanjang malam dan hanya punya waktu beberapa jam saja di siang hari untuk tidur. Pengendara kendaraan pribadi pun tak lepas dari bahaya kantuk.

Manusia adalah makhluk cahaya, yang artinya harus beraktivitas di siang hari dan beristirahat di malam hari. Kita tidak diciptakan untuk berjaga sepanjang malam. Namun berkat kemajuan teknologi, semakin banyak pekerjaan yang dapat dilakukan hingga jauh menembus malam, salah satunya adalah berkendara. Semua ini diatur oleh jam biologis yang menentukan kapan saat beraktivitas dan kapan harus beristirahat. Ketika kita beraktivitas di saat seharusnya beristirahat, jam biologis secara otomatis akan mendatangkan kantuk. Untuk lebih mudah memahami tanda-tanda kantuk mulai membahayakan, mari kita bayangkan sebuah perjalanan mudik yang menyenangkan bersama keluarga.


Perjalanan Penuh Bahaya
Dalam perjalanan, setelah beberapa waktu anggota keluarga yang lain sudah mulai tertidur satu persatu. Beban utang tidur selama berpuasa mulai menyerang. Sendirian terjaga, kantuk pun mulai datang. Ketika kantuk menyerang, segala fungsi yang kita perlukan untuk mengendara akan menurun drastis. Termasuk fungsi paling penting, kemampuan refleks menghadapi kemungkinan kecelakaan! Kita mulai menguap untuk menarik lebih banyak oksigen ke otak, dan mata pun mulai terasa pedih dan berair. Ini adalah tanda awal kantuk yang paling mudah dikenali. Saatnya untuk beristirahat? Nanti dulu, perjalanan masih jauh, jika berhenti bisa terlambat. Kita pun menenggak kopi atau minuman berenergi untuk mempertahankan kesadaran. Untuk sementara kesegaran kembali menopang mata, tapi tahukah Anda bahwa dalam kondisi seperti ini kewaspadaan dan kemampuan refleks tidak ikut disegarkan! Jawaban yang lebih tepat adalah, beristirahat sejenak lalu melanjutkan perjalanan setelah minum sedikit kopi atau minuman berenergi.


 
Setelah beberapa waktu tangan kita berulang kali mengusap-usap mata yang mulai terasa penat. Tanpa sadar kepala pun mulai terantuk-antuk, tawaran rekan seperjalanan untuk menggantikan ditolak setelah menenggak lebih banyak kopi. Bahaya semakin mengintai karena tanpa sadar kita sudah masuk dalam periode tidur mikro yang ditandai dengan antukan kepala. Tapi untunglah ajakan rekan untuk bergantian telah membangunkan kita. Dosis kafein dalam darah yang ditingkatkan, sekali lagi dipercaya sebagai penopang kesadaran.

Setelah beberapa waktu, tiba-tiba kita tersadar telah mendekati tujuan tanpa ingat perjalanan yang telah kita lalui selama 10-15 menit terakhir. Seolah sadar dari lamunan kita pun meneruskan perjalanan dengan tenang. Apa yang terjadi? Sebenarnya, saat berkendara dengan kantuk ada sebuah mekanisme otomatis yang membimbing kita melalui perjalanan jika tertidur. Jadi kita telah tertidur dengan mata terbuka! Selama 10-15 menit itu kesadaran kita tertidur dan tubuh bergerak secara otomatis. Sekali lagi Yang Maha Kuasa menyelamatkan kita dari maut. Saat-saat seperti itu kita masih dapat berkendara tanpa sadar, tetapi kemampuan untuk bereaksi terhadap kemungkinan kecelakaan adalah nol!


repost oleh Saling Sharing

Walaupun lebaran masih berjarak 12 hari lagi, tapi banyak orang yang mempersiapkan segala sesuatu untuk merayakannya jauh-jauh hari. Mulai dari belanja keperluan lebaran seperti kue-kue lebaran, pakaian, kartu ucapan lebaran dan lain-lain.

Walaupun harga barang-barang tersebut melonjak, tapi tidak mempengaruhi antusiasme masyarakat untuk merayakan lebaran dengan menyuguhkan makanan khas lebaran atau menggunakan pakaian baru.

Persiapan untuk merayakan lebaran juga menjadi ladang uang bagi para penjual kue lebaran, pakaian dan kartu ucapan lebaran. Karena, sebagian besar masyarakat Indonesia yang beragama islam, akan memburu keperluan lebaran. Sehingga banyak pedagang kue, pakaian dan kartu ucapan lebaran dadakan. Mereka berlomba untuk menarik hati para konsumen dengan menawarkan harga yang tentunya terjangkau oleh semua kalangan masyarakat. Perlombaan seperti ini hanya ada pada saat perayaan hari-hari besar tertentu. Tapi, apakah lebaran harus identik dengan pakaian baru? Entahlah. Semua ini tergantung dari pendapat masyarakat.

repost oleh Saling Sharing

Tips Mudik Lebaran 2012

Diposkan oleh San San Jumat, 03 Agustus 2012 8 komentar

Kali ini Saling Sharing hendak berbagi Tips untuk yang mau mudik Lebaran :
(Walaupun lebaran msh jauh apa salahnya untuk mempersiapkan diri dri skrang, karena keselamatan anda sangatlah berharga)

  1. Jika menggunakan pesawat terbang atau kapal laut, usahakan JANGAN turun di tengah perjalanan !! 
  2. Jika menggunakan bus, pastikan wujud nya panjang, roda nya besar & banyak jendela nya. Jika bukan, boleh jadi itu cuma odong-odong doank~
  3. Hati2 thdp penumpang yg berbaik hati menawarkan minuman/makanan, usahakan minta "mentah" nya aja deh biar aman. 
  4. Utk meminimalisasi gendam/hipnotis, usahakan JANGAN tatap mata org yg blm dikenal. Jika wanita, tatap dadanya. Jika pria, tatap bagian bawah. 
  5. Hindari membawa brg yg tidak perlu seperti tangga, lemari es, TV, kasur,sofa dll.

tips diatas hanyalah humor semata, Baca Tips Mudik di bawah ini
1. Tips Menjaga Stamina Saat Mudik
2. Tips Aman Mudik Dengan Kereta Api

atau baca yang ini
Persiapan Menuju Hari Raya Idul Fitri 1433H / 2012
Sumber tips : terselubung

Tips Puasa Untuk Penderita Maag

Diposkan oleh San San Jumat, 27 Juli 2012 0 komentar

Tidak sedikit penderita maag khawatir penyakitnya akan mengganggu ibadah puasa. Nah, bagaimana agar penderita maag tetap aman menjalankan puasa? Dokter Novan Harun dari Kedaton Medical Center Bandar Lampung memberikan tipsnya.

Cara untuk dapat tetap berpuasa bagi penderita maag yaitu dengan mengonsumi obat maag yang disesuaikan dengan kebutuhan. Obat maag bisa diminum pada saat berbuka puasa, sebelum tidur atau ketika santap sahur. Sisihkan waktu minum obat maag selama satu jam sebelum atau sesudah makan sehingga lambung bisa berada dalam kondisi netral terlebih dahulu.

Ketika berbuka puasa sebaiknya diawali dengan menghindari makan yang terlalu berat seperti langsung makan nasi. Makan makanan kecil seperti kue, kurma dan lainnya sesuai selera yang penting cukup untuk berbuka puasa.

Setelah malam dan selesai salat tarawih, barulah bisa dilanjutkan dengan makan nasi. Hindari makan makanan secara berlebihan dan memiliki rasa asam dan pedas yang terlalu kuat. Pada saat sahur dan selama berbuka puasa selain makan nasi juga disarankan untuk banyak minum air sehingga tubuh memiliki cairan yang cukup meski pada siang harinya kita berpuasa.

Pastikan untuk selalu tidak terlambat makan ketika waktu sudah masuk untuk berbuka puasa. Selama berpuasa berlatihlah untuk memiliki jadwal yang teratur untuk makan dan menghindari beberapa makanan dan minuman pantangan penderita sakit maag seperti kopi, makanan yang pedas dan asam serta kurangi kebiasaan merokok.

Setelah sebulan berpuasa diharapkan pengaturan jadwal makan yang tepat waktu dan pola hidup yang sehat dan tidak berlebihan bisa terus dilanjutkan oleh penderita sakit maag.
  • Mengapa Puasa Membuat Kita Sehat
  • Jurus Jitu Puasa Sehat
  • Mengatur Porsi Makan Saat Puasa
  • Ingin Awet Muda? Berpuasalah
  • Selama Puasa Mandala Shoji Hindari Makanan Berpengawet
  • Puasa Lebih Lancar Dengan Yoga
Post Source : tribunnews.com
Repost salingsharing.web.id

9 Makna Penting Ramadhan

Diposkan oleh San San Selasa, 24 Juli 2012 0 komentar

Banner Puasa Saling Sharing
Kata “Ramadhan” merupakan bentuk mashdar (infinitive) yang terambil dari kata ramidhayarmadhu yang pada mulanya berarti membakar, menyengat karena terik, atau sangat panas. Dinamakan demikian karena saat ditetapkan sebagai bulan wajib berpuasa, udara atau cuaca di Jazirah Arab sangat panas sehingga bisa membakar sesuatu yang kering.

Ramadhan yang setiap tahun kita jalani sangatlah penting dimaknai dari perspektif nama-nama lain yang dinisbatkan kepadanya. Para ulama melabelkan sejumlah nama pada Ramadhan. 

Pertama, Syahr al-Qur’an (bulan Alquran), karena pada bulan inilah Alquran pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Selain itu, kitab-kitab suci yang lain: Zabur, Taurat, dan Injil, juga diturunkan pada bulan yang sama.

Kedua, Syahr al-Shiyam (bulan pua sa wajib), karena hanya Ramadhan me ru pakan bulan di mana Muslim diwajibkan berpuasa selama sebulan penuh. Dan hanya Ramadhan, satu-satunya, nama bulan yang disebut dalam Alquran. (QS al-Baqarah [2]: 185).

Ketiga, Syahr al-Tilawah (bulan membaca Alquran), karena pada bulan ini Jibril AS menemui Nabi SAW untuk melakukan tadarus Alquran bersama Nabi dari awal hingga akhir. Keempat, Syahr al-Rahmah (bulan penuh limpah an rahmat dari Allah SWT), karena Allah menurunkan aneka rahmat yang tidak dijumpai di luar Ramadhan. Pintu-pintu kebaikan yang mengantarkan kepada surga dibuka lebar-lebar.

Kelima, Syahr al-Najat (bulan pembebasan dari siksa neraka). Allah menjanjikan pengampunan dosa-dosa dan pembebesan diri dari siksa api neraka bagi yang berpuasa karena iman dan semata-mata mengharap ridha-Nya. Ke enam, Syahr al-’Id(bulan yang berujung/ berakhir dengan hari raya). Ramadhan disambut dengan kegembiraan dan diakhiri dengan perayaan Idul Fitri yang penuh kebahagiaan juga, termasuk para fakir miskin

Ketujuh, Syahr al-Judd (bulan kedermawanan), karena bulan ini umat Islam dianjurkan banyak bersedekah, terutama untuk meringankan beban fakir dan miskin. Nabi SAW memberi keteladanan terbaik sebagai orang yang paling dermawan pada bulan suci.

Kedelapan, Syahr al-Shabr (bulan kesabaran), karena puasa melatih seseorang untuk bersikap dan berperilaku sabar, berjiwa besar, dan tahan ujian. 

Kesembilan, Syahr Allah (bulan Al lah), karena di dalamnya Allah melipatgandakan pahala bagi orang berpuasa.

Jadi, Ramadhan adalah bulan yang sangat sarat makna yang kesemuanya bermuara kepada kemenangan, yaitu: kemenangan Muslim yang berpuasa dalam melawan hawa nafsu, egositas, keserakahan, dan ketidakjujuran. Sebagai bulan jihad, Ramadhan harus dimaknai dengan menunjukkan prestasi kinerja dan kesalehan individual serta sosial.

link sumber
repost
salingsharing.web.id

Awal Puasa 2012 Beda, Lebaran Sama

Diposkan oleh San San Kamis, 19 Juli 2012 1 komentar

Tahun ini kita umat Islam di Indonesia akan berbeda dalam memulai awal puasa Ramdhan. Muhammadiyah sudah jauh-jauh hari menetapkan awal Ramadhan 1433 H akan jatuh pada tanggal 20 Juli 2012, sedangkan ormas lain seperti NU, Persis, dan lain-lain kemungkinan besar memulai puasa tanggal 21 Juli 2012. Muhammadiyah bisa menetapkan lebih cepat karena mereka menggunakan metode hisab (perhitungan) dalam menentukan awal bulan baru (tahun qomariyah berdasarkan peredaran bulan)), sedangkan NU dan Persis menggunakan metode rukyat (melihat awal bulan baru secara langsung) digabungkan dengan hisab. Oleh karena itu NU dan Persis akan menunggu penetapan Ramadhan pada akhir bulan Sya’ban nanti (19 Juli 2012). Pemerintah sendiri belum menentukan, tetapi dari pengalaman selama ini ketetapan pemerintah sama dengan ketetapan NU.

Meskipun awal Ramadhan akan berbeda, tetapi lebaran Idul Fitri tahun ini dipastikan akan sama, yaitu 19 Agustus 2012, sama seperti tanggal merah di kalender. Jadi, Muhamamdiyah menetapkan bulan Ramadhan penuh selama 30 hari, sedangkan NU (termasuk Pemerintah) 29 hari.

Perbedaan dalam menentukan awal puasa, lebaran Idul Fitri, dan lebaran haji (Idul Adha), sudah sering terjadi di Indonesia. Tahun lalu saja kita merayakan lebaran dalam hari yang berbeda pula. Hanya di Indonesia yang sering berbeda-beda begitu, di negara lain tidak pernah terjadi. Hal ini terjadi karena di Indonesia tidak menganut penetapan tunggal, selain itu terlalu banyak ormas keagamaan di Indonesia. Setiap ormas Islam punya caranya sendiri dalam menentukan awal bulan tanggal-tangal penting itu. Sebagian umat Islam di Indonesia lebih menuruti pendapat ormas keagamaan yang menjadi rujukan atau hubungan emosionalnya ketimbang mematuhi Pemerintah. Yah, memang umat Islam di Indonesai ini sulit bersatu dalam menentukan tanggal-tanggal penting ibadah itu.

Untunglah meskipun berbeda hari dalam menentukan tanggal-tanggal penting dalam ibadah itu, kebanyakan orang Islam di Indonesia tidak terlalu mempersoalkannya. Semuanya berlangsung damai-damai saja, pertanda umat Islam sudah cukup dewasa dalam menyikapinya. Untungnya lagi, kalau hal ini disebut “melegakan”, lebaran tahun ini akan sama harinya, meskipun awal puasa akan berbeda. Mengapa saya sebut hal yang “melegakan”? Karena, bagi orang Islam Indonesai lebaran Idul Fitri sudah menjadi tradisi perayaan yang terpenting (seperti budaya mudik, ketupat, silaturahmi, dsb), jauh melampaui makna Idul Fitri itu sendiri. Jika lebaran pada hari yang sama, tentu semua orang akan merayakan hari kemenangan itu bersama-sama. Jika lebaran berbeda hari tentu tidak elok rasanya, sebagian orang sudah takbiran dan makan ketupat serta bersilatuhami pada hari raya, tetapi sebagian yang lain masih puasa dan shalat tarawih. Sumbing rasanya, pemandangan yang kurang pas, apalagi dalam satu kampung. Jadi, secara sederhana bisa saya katakan bahwa bagi kebanyakan orang yang awam dalam beragama awal puasa boleh saja berbeda, tetapi sebaiknya lebaran bersama-sama.

Idealnya memang kita memulai ibadah puasa itu bersama-sama dan lebaran bersama-sama. Tetapi yang ideal itu masih jauh dari harapan selama kriteria penentuan kalender hijriyah itu belum bisa disepakati. Apa sih susahnya menentukan kriteria hilal (penampakan bulan) yang sama? Jika ego masing-masing ormas masih begini-begini juga, jangan harap umat Islam Innonesia akan selalu bersama-sama dalam melaksanakan awal puasa, Idul Fitri, dan Idul Adha.

Yang bisa kita lakukan saat ini adalah menghormati perbedaan itu. Yang mengikuti Muhammadiyah silakan, yang mengikuti NU dan Persis (dan ormas Islam yang lain), silakan. Tidak perlu pula kita menyalahkan pihak yang lain karena perbedaan itu, apalagi dengan menuduh bid’ah segala. Semuanya benar menurut saya karena dalil hadisnya sama-sama kuat. Nabi pun menentukan awal bulan memakai rukyat dan kadang-kadang memakai hisab. Jadi, memang tidak perlu dipertentangkan satu sama lain. Namun, usaha penyatuan kalender Hijriyah tetap dinantikan agar umat Islam di Indonesia tidak bingung.

Berikut ini adalah jadwal lengkap Imsakiyah Ramadhan 1433 H, semoga bisa membantu memudahkan puasa anda di bulan ramadhan 1433 H / 2012 M yang akan datang.. Marhaban Ya Ramadhan..


Banner marhaban Bulan Puasa 1433 H

Ketetapan Hari Pertama Puasa 1433 H / 2012 M

Diposkan oleh San San Rabu, 18 Juli 2012 8 komentar

Bulan Sya’ban 1433 H menyisakan waktu beberapa jam lagi. Ini artinya, dan tidak lama lagi kita akan berjumpa dengan tamu agung, tamu istimewa; Ramadhan yang mulia.

Ada dua buah do'a yang hampir sama dalam menyambut bulan nan agung Ramadhan. Yang satu sampai kepada kita melalui Imam Ahmad dan yang satu melalui Al Baihaqi dan Thabrani.


اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَارِكْ لَنَا فِى رَمَضَانَ
Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta berkahilah kami dalam bulan Ramadhan (HR. Ahmad).

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبَ وَ شَعْبَانَ وَ بَلِغْنَا رَمَضَانَ
Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan (HR. Al-Baihaqi dan Thabrani).


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Penetapan awal Ramadhan 1433 H, antara dua arus besar NU dan Muhammadiyah kembali berbeda. Meski Ramadhan tinggal beberapa hari hari, Pengurus Pusat Muhammadiyah menetapkan tanggal 1 Ramadan atau hari pertama puasa jatuh pada 20 Juli 2012. Keputusan itu tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang Penetapan Hasil Hisab, Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah Tahun 1433 Hijriah.

Dalam maklumat disebutkan, berdasarkan hasil hisab, PP Muhammadiyah menetapkan tanggal 1 Ramadan 1433 H jatuh pada hari Jumat Kliwon atau 20 Juli 2012 Masehi. Adapun hari Idul Fitri 1 Syawal 1433 H jatuh pada hari Ahad Kliwon, 19 Agustus 2012 M.

Berbeda dengan Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU) bisa dipastikan akan menetapkan awal Ramadhan jatuh pada 21 Juli 2012. Perbedaan penentuan awal Ramadan itu disebabkan karena adanya perbedaan dalam pendekatan cara penentuan tanggal. Jika Muhammadiyah menggunakan metode hisab rukyah, NU dengan rukyatul hilal.

Rukyatul hilal adalah melihat hilal dengan mata telanjang atau dengan alat bantu optik. Sedangkan hisab adalah metode perhitungan. Sesuai dengan perhitungan, Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan 2012 jatuh pada 20 Juli 2012. Sedangkan ormas NU kemungkinan besar sehari setelahnya atau 21 Juli. Pemerintah sendiri baru akan menggelar sidang isbat penentuan awal Ramadan pada 19 Juli mendatang.

Koordinator Pendidikan dan Pelatihan Lajnah Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Izzuddin menyatakan, pada 29 Sya''ban nanti diperkirakan posisi hilal (bulan) masih di bawah 2 derajat sehingga NU memilih menggenapkan umur Sya''ban menjadi 30 hari. Diperkirakan, posisi hilal masuk kategori sulit dilakukan rukyat atau dilihat dengan mata telanjang.

Pada 1 Ramadan berpotensi jatuh pada Sabtu 21 Juli 2012,” katanya. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kata Izzuddin, penetapan yang dikeluarkan oleh pemerintah diperkirakan juga sama, yaitu menggunakan metode rukyat seperti halnya yang dilakukan oleh NU. Sebelum penentuan itu, pemerintah akan melaksanakan sidang isbat (penetapan) terlebih dulu,” ujar Izzudin.

Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang Penetapan Hasil Hisab, Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah Tahun 1433 Hijriah, yang ditandatangani Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin ini juga berisi sembilan imbauan, khususnya kepada warga Muhammadiyah untuk mengisi bulan penuh berkah atau Ramadan dengan ibadah dan kegiatan yang bermanfaat.

"Kami mengimbau umat Islam, khususnya warga Muhammadiyah, untuk mengggairahkan dan mendorong anak-anak, remaja, dan angkatan muda untuk meningkatkan ibadah puasa Ramadan dan ibadah-ibadah makhdhah lainnya."

Selain itu, PP Muhammadiyah juga meminta industri hiburan, baik media cetak maupun elektronik, untuk mengedepankan nilai-nilai moral dan kebaikan serta tidak menjual komoditi pornografi dan pornoaksi.


Untuk Jadwal Imsakiyah Lengkap.. Klik disini

download kalender 2013 CDR

9 Artikel Terbaru